“Keberterimaan
Warga Belajar Terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang
digunakan dalam program PLS”
Vivin
Alvisa Putri
(19005103)
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
Dalam
KBBI keberterimaan artinya hal atau keadaan berterima (dapat diterima). Keberterimaan
warga belajar terhadap TIK dalam program pendidikan luar sekolah adalah sangat
membantu warga belajar dalam suatu program, karena seiring jalannya waktu
teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang, jadi warga belajar
sangat menerima atas kehadirannya teknologi informasi dan komunikasi yang
sangat membantu atau menunjang dalam proses pencapaian tujuan warga belajar
tersebut. Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan mutu pendidikan,
yaitu dengan cara membuka lebar-lebar terhadap akses ilmu pengetahuan dan
penyelenggaraan pendidikan bermutu. Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi
memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efesien terhadap
penyebarluasan informasi ke berbagai penjuru dunia. Teknologi informasi
berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi teknologi
yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran
merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Hal
ini berarti pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana
proses pembelajaran dirancang dan dijalankan secara profesional. Setiap
kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua pelaku aktif, yaitu guru dan siswa.
Guru
adalah pencipta kondisi belajar siswa yang didesain secara sengaja, sistematis,
dan berkesinambungan. Sedangkan siswa sebagai peserta didik merupakan pihak
yang menikmati kondisi belajar yang menciptakan guru tersebut. Dengan kata lain
untuk pendidikan dan pengembangan guru sangat penting bagi keberhasilan
penerapan kurikulum berbasis TIK. Dalam program Pendidikan Luar Sekolah,
terdapat banyak produk Teknologi, Informasi dan Komunikasi sebagai pendukung
proses pembelajaran. Produk tersebut dapat berguna untuk mempermudah proses
pembelajaran. Namun tidak semua warga belajar dapat menerima produk TIK yang
digunakan, karna tidak semua warga belajar dapat menggunakan produk tersebut.
Tidak bisa dipungkiri bahwasanya bukan hanya warga belajar yang tidak dapat
menggunakan produk TIK tersebut, tetapi banyak juga pendidik yang belum bisa
menerapkan produk TIK ini didalam pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah. Produk
TIK seperti Internet, VCD/DVD, dan sebagainya memiliki dampak yang berbeda-beda,
yakni ada diantaranya dampak positif maupun dampak negatif. Untuk itu, kita
sebagai pendidik harus menguasai terlebih dahulu berbagai macam produk dari
Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Serta sebagai pendidik juga harus
mengetahui berbagai kelebihan dan kekurangan produk TIK sebagai media dalam
pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah. Agar produk TIK tersebut dapat diterima
oleh warga belajar dalam Pendidikan Luar Sekolah.
Peranan TIK dianggap sangat penting
dalam dunia pendidikan. Pendidikan suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan
suatu bangsa. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK diharapkan dapat meningkatkan
kualitas pendidikan kita. Salah satu cara pemanfaatan TIK adalah melalaui
pembelajaran di kelas yang berbasis teknologi dan informasi. Guru sebagai
tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam
pembelajaran pada saat ini. Teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan
dalam program pendidikan luar sekolah yaitu :
1. Komputer
sebagai media pembelajaran
Komputer
awalnya digunakan amat terbatas, hanya untuk keperluan menghitung dalam
kegiatan administrasi saja, tetapi sekarang aplikasi komputer tidak lagi hanya
digunakan sebagai sarana komputasi dan pengolahan kata (word processor) tetapi
juga sangat memungkinkan sebagai sarana belajar untuk keperluan pendidikan,
menurut Rusman, dkk (2011). Kecenderungan menggunakan media komputer dalam
bidang pendidikan sudah mulai tanpak sekitar pada tahun 1970-an, kini
pemanfaatan teknologi komputer telah banyak memberikan kontribusi terhadap
proses pembelajaran salah satunya adalah dengan penerapan pembelajaran berbasis
komputer. Penggunaan komputer dalam pembelajaran memungkinkan berlangsungnya
proses pembelajaran secara individual (individual learning) dengan menumbuhkan
kemandirian dalam proses belajar, sehingga siswa akan mengalami proses yang
jauh lebih bermakna dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
2. Pemanfaatan
internet dalam pembelajaran
Perkembangan
teknologi yang sangat pesat telah memiliki peranan yang dapat dimanfaatkan
untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk pendidikan atau
pembelajaran. Internet sebagai hasil dari perkembangan teknologi tentunya
memiliki pengaruh dalam dunia pendidikan. Secara tidak langsung internet mendorong
dunia pendidikan untuk menyesuaikan dengan arus informasi globalisasi, secara
langsung internet dapat dimanfaatkan sebagai sumber dan media pembelajaran bagi
para peserta didik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
3. Pemanfaatan E-learning dalam
pembelajaran
Perkembangan Teknologi Komputer saat ini telah membentuk suatu jaringan (network) yang dapat memberi kemungkinan bagi peserta didik untuk berinteraksi dengan sumber belajar secara luas. Jaringan komputer berupa internet dan web telah membuka akses bagi setiap orang untuk memperolah informasi dan ilmu pengetahuan terkini dalam bidang akademik mereka masing-masing. Diskusi dan interaksi keilmuan dapat terselenggara melalui tersedianya fasilitas internet dan web dengan sistem e-learning sehingga memungkinkan peserta didik untuk mengakses informasi secara fleksibel tanpa terbatas waktu dan tempat.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS merupakan respon baik atau diterimanya oleh warga belajar itu sendiri terhadap penggunaan produk TIK dalam program PLS. Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS cenderung dipengaruhi oleh kemudahan untuk mengoperasikan, artinya jika pengguna atau warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan sebuah sistem informasi, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk dari TIK tersebut. Sama halnya dengan jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS.
~
~
Referensi
Anawati,
Novita Dwi. Dkk. 2013. Keberterimaan Pengguna (mahasiswa) terhadap Sistem
Informasi Akademik Universitas Airlangga Cyber Campus (UACC). Pdf. http://eprints.uny.ac.id.
http://library.binus.ac.id
http://frizkabyani.blogspot.com/2018/03/tik-pls.html
http://annisaayudefita12.blogspot.com/2018/02/aspek-pengelolaan-sumberdaya-dalam.html
