Selasa, 14 September 2021

Keberterimaan Warga Belajar Terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan dalam program PLS

 

“Keberterimaan Warga Belajar Terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan dalam program PLS”





Vivin Alvisa Putri

(19005103)

UNIVERSITAS NEGERI PADANG


Dalam KBBI keberterimaan artinya hal atau keadaan berterima (dapat diterima). Keberterimaan warga belajar terhadap TIK dalam program pendidikan luar sekolah adalah sangat membantu warga belajar dalam suatu program, karena seiring jalannya waktu teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang, jadi warga belajar sangat menerima atas kehadirannya teknologi informasi dan komunikasi yang sangat membantu atau menunjang dalam proses pencapaian tujuan warga belajar tersebut. Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dengan cara membuka lebar-lebar terhadap akses ilmu pengetahuan dan penyelenggaraan pendidikan bermutu. Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efesien terhadap penyebarluasan informasi ke berbagai penjuru dunia. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan  teori dan komunikasi teknologi yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Hal ini berarti pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses pembelajaran dirancang dan dijalankan secara profesional. Setiap kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua pelaku aktif, yaitu guru dan siswa.

Guru adalah pencipta kondisi belajar siswa yang didesain secara sengaja, sistematis, dan berkesinambungan. Sedangkan siswa sebagai peserta didik merupakan pihak yang menikmati kondisi belajar yang menciptakan guru tersebut. Dengan kata lain untuk pendidikan dan pengembangan guru sangat penting bagi keberhasilan penerapan kurikulum berbasis TIK.  Dalam program Pendidikan Luar Sekolah, terdapat banyak produk Teknologi, Informasi dan Komunikasi sebagai pendukung proses pembelajaran. Produk tersebut dapat berguna untuk mempermudah proses pembelajaran. Namun tidak semua warga belajar dapat menerima produk TIK yang digunakan, karna tidak semua warga belajar dapat menggunakan produk tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwasanya bukan hanya warga belajar yang tidak dapat menggunakan produk TIK tersebut, tetapi banyak juga pendidik yang belum bisa menerapkan produk TIK ini didalam pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah. Produk TIK seperti Internet, VCD/DVD, dan sebagainya memiliki dampak yang berbeda-beda, yakni ada diantaranya dampak positif maupun dampak negatif. Untuk itu, kita sebagai pendidik harus menguasai terlebih dahulu berbagai macam produk dari Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Serta sebagai pendidik juga harus mengetahui berbagai kelebihan dan kekurangan produk TIK sebagai media dalam pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah. Agar produk TIK tersebut dapat diterima oleh warga belajar dalam Pendidikan Luar Sekolah.

            Peranan TIK dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan. Pendidikan suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah satu cara pemanfaatan TIK adalah melalaui pembelajaran di kelas yang berbasis teknologi dan informasi. Guru sebagai tenaga pengajar yang profesional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini. Teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan dalam program pendidikan luar sekolah yaitu :

1.       Komputer sebagai media pembelajaran

Komputer awalnya digunakan amat terbatas, hanya untuk keperluan menghitung dalam kegiatan administrasi saja, tetapi sekarang aplikasi komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai sarana komputasi dan pengolahan kata (word processor) tetapi juga sangat memungkinkan sebagai sarana belajar untuk keperluan pendidikan, menurut Rusman, dkk (2011). Kecenderungan menggunakan media komputer dalam bidang pendidikan sudah mulai tanpak sekitar pada tahun 1970-an, kini pemanfaatan teknologi komputer telah banyak memberikan kontribusi terhadap proses pembelajaran salah satunya adalah dengan penerapan pembelajaran berbasis komputer. Penggunaan komputer dalam pembelajaran memungkinkan berlangsungnya proses pembelajaran secara individual (individual learning) dengan menumbuhkan kemandirian dalam proses belajar, sehingga siswa akan mengalami proses yang jauh lebih bermakna dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.

2.      Pemanfaatan internet dalam pembelajaran

Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah memiliki peranan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk pendidikan atau pembelajaran. Internet sebagai hasil dari perkembangan teknologi tentunya memiliki pengaruh dalam dunia pendidikan. Secara tidak langsung internet mendorong dunia pendidikan untuk menyesuaikan dengan arus informasi globalisasi, secara langsung internet dapat dimanfaatkan sebagai sumber dan media pembelajaran bagi para peserta didik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.

3.      Pemanfaatan E-learning dalam pembelajaran

Perkembangan Teknologi Komputer saat ini telah membentuk suatu jaringan (network) yang dapat memberi kemungkinan bagi peserta didik untuk berinteraksi dengan sumber belajar secara luas. Jaringan komputer berupa internet dan web telah membuka akses bagi setiap orang untuk memperolah informasi dan ilmu pengetahuan terkini dalam bidang akademik mereka masing-masing. Diskusi dan interaksi keilmuan dapat terselenggara melalui  tersedianya fasilitas internet dan web dengan sistem e-learning sehingga memungkinkan peserta didik untuk mengakses informasi secara fleksibel tanpa terbatas waktu dan tempat.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS merupakan respon baik atau diterimanya oleh warga belajar itu sendiri terhadap penggunaan produk TIK dalam program PLS. Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS cenderung dipengaruhi oleh kemudahan untuk mengoperasikan, artinya jika pengguna atau warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan sebuah sistem informasi, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk dari TIK tersebut. Sama halnya dengan jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS.

~

~

Referensi

 

Anawati, Novita Dwi. Dkk. 2013. Keberterimaan Pengguna (mahasiswa) terhadap Sistem Informasi Akademik Universitas Airlangga Cyber Campus (UACC). Pdf. http://eprints.uny.ac.id. http://library.binus.ac.id

http://frizkabyani.blogspot.com/2018/03/tik-pls.html

http://annisaayudefita12.blogspot.com/2018/02/aspek-pengelolaan-sumberdaya-dalam.html

 

 



Keberterimaan Warga Belajar Terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan dalam program PLS

  “Keberterimaan Warga Belajar Terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan dalam program PLS” Vivin Alvisa Put...